Skip to main content

"Keke".....Inspirasi Gue





by Keke Wijayanti
on Friday, October 16, 2009 at 3:31pm


Assalamu alaikum Cantik…

Tidak terasa sudah 7 hari Adek pergi,
putri kecil ibu telah menjadi bidadari Allah di Surga..
Ibu bahagia sayang.. Adek pulang dalam keadaan suci,
dan akan selamanya suci..di hari Jumat yang terindah,
semoga ini tanda Allah begitu sayang sama Adek..
Walaupun dengan linangan air mata,
tapi Ibu sungguh ikhlas Nak..
Ini sungguh telah menjadi kehendakNya.
Dan ini pastilah memang yang terbaik untuk kita semua.

Terimakasih telah ada dalam rahim Ibu selama sembilan bulan.
Kemanapun Ibu pergi bahkan ke benua seberang yang jauh sekalipun adek selalu menemani.
Adek sungguh Anugrah yang indah, yang selalu buat Ibu, Papa, dan Mbak Naia bahagia.



Terima kasih juga telah berikan kami kebahagiaan yang tak terkira
saat Adek telah lahir ke dunia..
Melahirkan, memeluk, memberikan Adek air susu Ibu,
melihat Adek bobo, cantik sekalii..
sungguh anugrah yang luar biasa dari Allah,
sungguh membahagiakan walau itu hanya dua hari.

Tapi Ibu bersyukur Nak, atas karuniaNya yang tak ternilai ini.
Allah telah berikan Ibu dan Papa putri kecil yang cantik,
yang selama dua hari itu terlihat sehat.
Allah juga telah berikan Mbak Naia seorang Adek,
yang sejak di perut Ibu sampai sekarang masih selalu diajak main dengan ceria..
Alhamdulillah ya Allah…


Kini Adek sudah tenang di sana..
Adek telah mempunyai rumah yang jauh lebih indah di sana..
Kami turut bahagia Nak.. Papa juga berlega hati,
telah diberi kesempatan Allah menunggui kelahiran Adek,
menjemput Adek untuk diadzani,
dua hari menunggui Adek..
dan Papa sendiri juga yang mengantar Adek ke keabadian..

Selamat jalan Cinta..

Maafkan Ibu Nak.. atas segala khilaf,
bila Ibu kurang menjagamu dengan baik selama dalam kandungan dan di dunia,
bila ternyata Adek terlalu capek, bila ternyata Adek sakit…
Maafkan Ibu sayang..

Doa Kami selalu menyertai Adek…
Jadilah bidadari Allah di keabadian..
Semoga semua ini menjadi penebal iman dan taqwa,
Ibu dan Papa dan semua keluarga yang engkau tinggalkan Nak..
Kami semua sayaaaang Dek Nisa...

Ibu.




Postingan tentang "Keke" yang mengharu biru buat gue. Kesedihan, karena kehilangan sesuatu yang teramat dia cintai. Kebahagiaan, karena Dek Nisa telah menemaninya merampungkan thesis dan meraih S2 nya di Jerman. Suatu hal yang dimimpikan sejak SMP..terlebih melihat belahan dunia lain dengan detail arsitekturnya yang mengagumkan (Keke..itu loe banget). Kebanggaan, karena bisa tegar dan meng-ikhlaskannya.

Belajar mempunyai mimpi, mengerti, bangga dengan diri sendiri, kesederhanaan,..itu semua dari loe. Semoga gue juga bisa merasakan keajaiban yang sama ketika Allah menganugerahkan kebahagiaan di rahim gue. Terima kasih ya Rab, karena hari ini gue bangga terlahir sebagai seorang perempuan.









Thanks Keke, gue belajar banyak dari Loe :)



Comments

Popular posts from this blog

Dunia di Balik Lemari Kaca

Palem Permai, Bandung, 11.11.2012. 

Udara pagi Bandung membuatku masih betah meringkuk dalam selimut tebal. Namun suara celoteh Shazia, sudah ramai terdengar dari ruang tengah. Akhirnya rasa malas bergerak terkalahkan oleh rasa kangen untuk bermain dan ngobrol dengan si neng geulis ini. Kusingkap selimut, lalu mencuci muka sambil menahan dingin air kran. 
Hmm…aku mencium wangi kopi dari ruang meja makan. Hehe..rupanya pagi ini aku mendapat secangkir kopi gratis dari Abinya Shaz yang mendadak jadi barista. Bunda Iroy sudah menyiapkan sarapan dengan menu Padangnya. Sementara Kak Sil sudah di meja makan, sibuk dengan dendeng, lemper ayam, plus kopi di cangkir besarnya. 
Di Bandung kok menu Padang? Mana bubur ayam Mang Oyo-nya? Jangan tanya, duduk dan makan saja semua yang ada :)
Namanya Silvi Pitriani, Kak Sil begitu biasanya aku memanggil. Dia adalah tetangga sebelah kamar kosan, yang semalam baru saja menculikku. Tepatnya untuk menemaninya nyupir ke airport, menjemput temannya yaitu Bu Na…

Perjalanan Menuju “Dieng Plateu” Negeri Cantik di Bawah Langit

Pagi jam 07.00 kita mulai perjalanan dari Jogja menuju Dieng lewat arah Temanggung. Masih dengan tim yang sama, aku, Wenny dan Ucup. Setelah sehari sebelumnya berkutat muter-muter dalam kota saja di Jogja, sekarang saatnya perjalanan luar kota. Modal nekat aja sih karena aku sendiri belum pernah kesana dan rute itupun ku dapat cuma melalui telp dari Bapak. Perjalanan dari Jogja menuju Secang Magelang sekitar satu jam. Selanjutnya menuju arah Temanggung dan Wonosobo. Perjalanan yang cukup lancar mengingat jalur luar kota tidak serumit jalur dalam kota. Cukup memperhatikan tanda dan arah jalur yang dipasang di jalan. 
Saat sampai di Temanggung menuju Wonosobo, awan mendung mulai mengikuti. Perjalanan masih naik terus, dan terus berkelak-kelok. Bau kampas dari truck dan bis mini bercampur jadi satu dengan bau tanah basah saat gerimis mulai turun. Sejam kemudian hujan deras benar-benar turun. Kita memutuskan berhenti dulu di pom bensin untuk sholat dan cari makanan hangat sebelum melanju…

Bertandang ke Kota Sri Sultan

05 April 2012, 18:00 WIB
Saatnya eksekusi planning liburan yang aku buat secara spontan seminggu yang lalu dengan Wenny dan Ucup. Setelah urusan Report Exclusion kelar, keluar dari Gedung Panin di Pandanaran menuju ke kosan buat packing dan ngurus masalah transportasi. Kita bertiga memutuskan untuk langsung perjalanan malam menuju Jogja selepas ngantor. Ceritanya biar bisa istirahat dulu dan perjalanan gak tergesa-gesa. Semua barang sudah dimasukkan, perut juga sudah kenyang, tak ketinggalan bantal kesayangan, mari kita tinggalkan Semarang menuju ke kota Sri Sultan. Sekilas kulihat jam di tangan menunjukkan pukul 21:00. 
Perjalanan cukup lancar. Sesekali melewati truk-truk besar dengan kepulan asap hitamnya laksana cumi-cumi jalanan menghiasi seputaran kota Ungaran menuju Bawen. Wenny sudah mulai pelor nampaknya di belakang. Aku sendiri menemani Ucup menikmati perjalanan berkelok menembus gelap jalur sepanjang Magelang. Ini adalah kali pertamanya dia menuju ke Jogja melewati jalur utara…